Malut Perkuat Konektivitas, Sofifi dan Trans Kie Raha Jadi Prioritas
Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai memperkuat perencanaan konektivitas antarwilayah sebagai strategi mendorong pemerataan pembangunan.

SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai memperkuat perencanaan konektivitas antarwilayah sebagai strategi mendorong pemerataan pembangunan. Pengembangan kawasan perkotaan Sofifi dan Trans Kie Raha menjadi salah satu fokus yang dibahas bersama Pusat Studi Transportasi dan Logistik (PUSTRAL) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (29/10/2026).
Koordinasi dan konsultasi tersebut dipimpin Kepala Bappeda Maluku Utara, Muhammad Sarmin S. Adam. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem transportasi yang terintegrasi, sekaligus memperkuat keterhubungan antarwilayah di provinsi kepulauan tersebut.
Sarmin menegaskan, pembangunan daerah tidak semata-mata bertumpu pada infrastruktur fisik. Keterhubungan antarwilayah menjadi aspek penting agar pembangunan tidak berhenti pada pusat-pusat pertumbuhan, tetapi mampu menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Menurutnya, konektivitas yang baik memiliki dampak strategis terhadap mobilitas masyarakat, akses ekonomi, hingga kelancaran distribusi barang dan jasa.
“Pembangunan tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Setiap wilayah harus terhubung agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas,” menjadi penekanan dalam arah pengembangan konektivitas tersebut.
Koordinasi bersama PUSTRAL UGM juga merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Universitas Gadjah Mada. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat perencanaan transportasi berbasis kajian dan kebutuhan pengembangan wilayah.
Penguatan konektivitas kawasan perkotaan Sofifi dan pengembangan Trans Kie Raha dinilai menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan Maluku Utara.
Dengan sistem transportasi yang terintegrasi, potensi setiap daerah diharapkan dapat dikembangkan secara optimal. Masyarakat pun memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau pusat pelayanan, aktivitas ekonomi, serta berbagai fasilitas pembangunan.
Semangat “Sofifi Connects, Maluku Utara Moves Forward!” menjadi pesan yang diusung dalam agenda tersebut.
Konektivitas bukan sekadar menghubungkan wilayah, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan dan memperkuat fondasi pemerataan pembangunan di Maluku Utara. (@b)



