Sherly Siapkan Malut ASN Award 2026
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyiapkan panggung bagi aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja melampaui rutinitas.

SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyiapkan panggung bagi aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja melampaui rutinitas. Lewat Malut ASN Award 2026, Gubernur Sherly Tjoanda ingin memastikan bahwa pengabdian, disiplin, dan inovasi mendapat tempat dalam pembinaan birokrasi.
Penghargaan ini hadir di tengah upaya pemerintah menegakkan disiplin, termasuk menjatuhkan sanksi kepada pegawai yang melanggar aturan. Bagi pemerintah daerah, birokrasi tak cukup dibangun dengan hukuman. Mereka yang bekerja dengan baik dan menghadirkan perubahan juga perlu mendapat pengakuan.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara, Zulkifli Bian, mengatakan seleksi ini dirancang untuk menemukan ASN yang mampu menjadi penggerak perubahan, baik di wilayah terpencil maupun dalam pembaruan sistem pelayanan pemerintahan.
“Seleksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengakuan negara terhadap ASN yang benar-benar mendedikasikan diri, baik dalam melayani masyarakat di wilayah terpencil maupun mereka yang menginisiasi terobosan digital,” ujar Zulkifli.
Ada empat kategori yang disiapkan. ASN Island Warrior Award ditujukan kepada guru yang mengabdi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk daerah dengan keterbatasan geografis dan akses layanan.
Berikutnya, ASN Digital Transformation Award menyasar pegawai yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi kerja dan mempercepat pelayanan publik. Sementara Edu Game Changer Award diberikan kepada guru yang menghadirkan metode pembelajaran inovatif dengan dampak nyata di kelas.
Kategori keempat, ASN Teladan Award, diperuntukkan bagi pegawai yang menunjukkan disiplin dan keteladanan. Salah satu syaratnya, tingkat kehadiran minimal 90 persen dalam sembilan bulan terakhir.
Keempat kategori itu menunjukkan bahwa ukuran pengabdian birokrasi tidak tunggal. Ada pegawai yang bekerja dalam keterbatasan akses, ada yang memperbarui cara kerja melalui teknologi, ada guru yang mengubah pengalaman belajar murid, dan ada pula pegawai yang menjaga konsistensi melalui kedisiplinan.
Pendaftaran Malut ASN Award 2026 dibuka pada 26 Oktober hingga 4 November 2026. Peserta dapat mengunggah dokumen administrasi dan portofolio secara daring. BKD menegaskan seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya.
Rapat pleno akhir penilaian dijadwalkan pada 20 November 2026. Para pemenang akan diumumkan sekaligus menerima penghargaan pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), 29 November 2026.
Informasi persyaratan dan pendaftaran tersedia melalui laman resmi BKD Provinsi Maluku Utara, https://bkd.malutprov.go.id/.
Bagi pemerintah daerah, penghargaan ini menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang tidak hanya patuh pada aturan, tetapi juga berani berinovasi dan hadir menjawab kebutuhan masyarakat.
Namun, penghargaan bukanlah garis akhir. Ukuran keberhasilannya justru terletak pada apa yang terjadi setelah seremoni usai: apakah praktik baik para penerima penghargaan dapat ditiru, apakah inovasi berlanjut, dan apakah pelayanan publik benar-benar menjadi lebih baik.
Sebab, pada akhirnya, prestasi seorang ASN bukan semata-mata soal penghargaan yang diterima, melainkan manfaat yang dirasakan masyarakat dari pekerjaannya. (@b)



