Ansar Hamisi Pimpin Golkar Tidore, Siap Kembalikan Kejayaan Partai
Ansar Hamisi resmi menakhodai DPD Partai Golkar Kota Tidore Kepulauan setelah terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Kota…

TIDORE – Ansar Hamisi resmi menakhodai DPD Partai Golkar Kota Tidore Kepulauan setelah terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Kota Tidore Kepulauan, Selasa (3/11/2026).
Kepemimpinan baru ini menjadi momentum bagi Golkar Tidore untuk membenahi konsolidasi internal sekaligus membangun kembali kekuatan politik partai berlambang pohon beringin di seluruh jazirah Tidore Kepulauan.
Musda VI dihadiri jajaran DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Utara, di antaranya Sekretaris DPD Golkar Malut, Ir. Arifin Jafar, Ketua Harian Ikram Sangaji, serta Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan, Jimly Karim.
Hadir pula Ketua DPD Partai Golkar Kota Ternate, Ardian Idhan, bersama Koordinator Bapilu Bongso Hi Arahman dan Afrizal Maulana, yang akan menjabat sebagai Ketua AMPG Kota Ternate.
Kegiatan tersebut turut dihadiri keluarga besar Partai Golkar se-Kota Tidore Kepulauan, unsur Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, serta perwakilan partai politik, termasuk Partai Gerindra dan PDI Perjuangan.
Di tengah dinamika politik yang terus berkembang, Musda VI tidak sekadar menjadi forum pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang bagi kader untuk menyatukan visi, memperkuat soliditas, dan memastikan Golkar tetap memiliki pijakan politik yang kuat di tengah masyarakat.
Usai terpilih, Ansar Hamisi menegaskan komitmennya untuk membawa Golkar Tidore kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan.
Ia menyebut amanah tersebut bukan sekadar tanggung jawab kepemimpinan, melainkan pekerjaan kolektif yang membutuhkan keterlibatan seluruh kader.
“Ini merupakan amanah dan tanggung jawab besar yang harus kita jalankan bersama. Saya siap mengembalikan kejayaan Partai Golkar di seluruh jazirah Tidore Kepulauan. Untuk itu, dibutuhkan kerja keras, kebersamaan, serta soliditas seluruh kader agar Golkar kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Ansar.
Bagi Ansar, langkah awal kepemimpinan akan difokuskan pada penguatan struktur organisasi, konsolidasi kader hingga tingkat bawah, serta upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan pasca-Musda. Menurutnya, tidak boleh ada sekat maupun perbedaan yang justru melemahkan kekuatan partai dari dalam.
Ansar mengajak seluruh kader menjadikan Musda VI sebagai titik awal untuk membangun Golkar yang lebih solid, terbuka, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Tidore Kepulauan.
Sementara itu, penyerahan bendera pataka Partai Golkar kepada Ansar Hamisi dilakukan langsung oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Utara, Ir. Arifin Jafar.
Penyerahan pataka tersebut menjadi simbol resmi dimulainya kepemimpinan Ansar Hamisi sekaligus mandat organisasi untuk memimpin dan membesarkan Partai Golkar di Kota Tidore Kepulauan.
Dengan kepemimpinan baru, tantangan Golkar Tidore kini tidak hanya terletak pada penguatan organisasi, tetapi juga bagaimana membangun kedekatan dengan masyarakat dan menerjemahkan komitmen politik menjadi kerja nyata.
Musda VI pun menjadi awal bagi Ansar Hamisi untuk membuktikan bahwa upaya mengembalikan kejayaan Golkar di jazirah Tidore Kepulauan bukan sekadar slogan, melainkan agenda politik yang harus diwujudkan melalui kerja bersama. (@b)



