Langsung ke isi
Senin, 12 Oktober 202621.02 WITTIDORE · MALUKU UTARA
Ekonomi

Disperindag Malut Jual MinyaKita Harga HET di Alun-Alun Sofifi, Terjual Sekitar 1,7 Ton

Disperindag Maluku Utara membuka stan MinyaKita seharga HET Rp15.700 per liter di Alun-Alun Sofifi saat HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara. Penjualan mencapai sekitar 1,7 ton.

Bagikan
Warga membeli MinyaKita di stan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Utara di Alun-Alun Sofifi pada rangkaian HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara.

SOFIFI – Warga Sofifi, ibu kota Provinsi Maluku Utara, kini bisa membeli minyak goreng subsidi MinyaKita seharga Rp15.700 per liter. Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyalurkan minyak goreng itu untuk menanggapi disparitas harga dengan Kota Ternate yang sebelumnya dikeluhkan lebih murah.

Stan penjualan MinyaKita dibuka oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku Utara di Alun-Alun Sofifi, bertepatan dengan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 Provinsi Maluku Utara. Penjualan digelar hingga Senin (12/10/2026), selama persediaan masih tersedia.

Pelaksana Tugas Kepala Disperindag Maluku Utara, Rony Saleh, menyampaikan bahwa penyaluran itu merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Sherly Tjoanda guna menghadirkan minyak goreng subsidi dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET).

“MinyaKita dijual Rp15.700 per liter, sama dengan harga di Ternate. Kami ingin masyarakat Sofifi juga bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga yang sama,” kata Rony di Sofifi, Sabtu (10/10/2026).

Rony menyebut tingginya harga minyak goreng di Sofifi menjadi salah satu persoalan yang hendak dijawab lewat distribusi langsung kepada masyarakat. Perbedaan harga antardaerah dinilai perlu mendapat perhatian, terutama karena Sofifi berstatus sebagai ibu kota provinsi.

Berdasarkan catatan Disperindag, penjualan MinyaKita pada bulan ini telah mencapai sekitar 1,7 ton. Menurut Rony, antusiasme masyarakat yang mendatangi stan cukup tinggi.

Persediaan sekitar satu ton masih tersedia, kata Rony. Warga yang membutuhkan minyak goreng rumah tangga dipersilakan membelinya langsung di stan Disperindag di Alun-Alun Sofifi.

“Silakan datang ke stan Perindag karena masih ada stok MinyaKita. Masyarakat bisa membeli untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga HET Rp15.700,” ujarnya.

Stan tersebut juga dimanfaatkan Disperindag untuk memasarkan produk unggulan industri kecil dan menengah (IKM) Maluku Utara, di antaranya kopi, abon, aneka kue tradisional, dan berbagai produk kuliner lokal.

Penjualan MinyaKita di tengah perayaan HUT provinsi ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mendekatkan akses kebutuhan pokok kepada masyarakat. Meski demikian, tantangan berikutnya adalah memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga tidak hanya berlangsung selama kegiatan perayaan, tetapi juga terjaga setelah stan penjualan ditutup. (@b)

— AKHIR BERITA —
Bagikan

Berita Terkait