Langsung ke isi
Senin, 19 Oktober 202622.16 WITTIDORE · MALUKU UTARA
Politik

300 Kader Gerindra Maluku Utara Disiapkan Kawal Program Prabowo hingga Desa

Sebanyak 300 kader Partai Gerindra dari berbagai desa di Maluku Utara mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra di Lapangan GOR Sofifi, Minggu, 18 Oktober 2026.

Bagikan
Upacara pembukaan Diklat Laskar Gerindra Maluku Utara di Lapangan GOR Sofifi, Minggu (18/10/2026).

SOFIFI – Sebanyak 300 kader Partai Gerindra dari berbagai desa di Maluku Utara mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra di Lapangan GOR Sofifi, Minggu, 18 Oktober 2026. Mereka disiapkan untuk memperkuat kerja politik partai sekaligus mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto hingga ke tingkat desa.

Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara, Sahril Thahir, menegaskan bahwa pendidikan kader bukan sekadar agenda konsolidasi organisasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat tentang tujuan awal partai: memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama kelompok masyarakat yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.

Pesan itu disampaikan Sahril seusai membuka Diklat Laskar Gerindra. Ia didampingi Juru Bicara Partai Gerindra Maluku Utara, Munawir Yakub.

Jajaran yang hadir di area panggung memberi hormat saat pembukaan Diklat Laskar Gerindra Maluku Utara di Sofifi.

Sebagai pimpinan partai di tingkat provinsi, Sahril meminta seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan anggota DPRD kabupaten/kota dari Partai Gerindra tetap konsisten menjalankan perjuangan politik sesuai cita-cita pendirian partai.

“Sebagai Ketua DPD, saya meminta seluruh dewan pimpinan cabang, termasuk anggota DPRD kabupaten/kota, untuk tetap berjuang sesuai dengan tujuan partai,” ujar Sahril.

Menurut dia, sejak didirikan Prabowo Subianto, Gerindra membawa komitmen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil. Karena itu, identitas partai harus tercermin dalam sikap dan kerja nyata para kader, bukan berhenti pada slogan politik.

“Partai Gerindra didirikan oleh Pak Prabowo untuk berjuang bagi rakyat. Kami adalah pejuang kaum miskin, kaum papa, buruh, dan petani. Kami ada di situ,” tegasnya.

Bagi Sahril, keberadaan kader di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari tanggung jawab politik. Kader dituntut memahami kebutuhan warga sekaligus memastikan aspirasi mereka mendapat perhatian dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah.

Tanggung jawab itu pula yang menjadi salah satu sasaran Diklat Laskar Gerindra. Para peserta diharapkan tidak hanya memahami arah perjuangan partai, tetapi juga mampu mengambil peran dalam mengawal program prioritas pemerintahan Prabowo.

Program yang menjadi perhatian antara lain Kampung Nelayan Merah Putih, koperasi desa, dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketiganya disebut sebagai agenda yang membutuhkan keterlibatan kader hingga ke tingkat paling dekat dengan masyarakat.

“Sekarang kami melakukan pendidikan dan pelatihan bagi seluruh kader Partai Gerindra dari desa-desa. Ada kurang lebih 300 orang yang hadir hari ini. Ini dalam rangka mengawal program Pak Prabowo, mulai dari kampung nelayan, koperasi desa, hingga program MBG. Seluruh kader harus ikut mengawal,” pungkasnya.

Keterlibatan 300 kader dari berbagai desa itu diharapkan memperkuat jangkauan kerja politik Gerindra di Maluku Utara. Dengan bekal pendidikan dan pelatihan, kader didorong menjadi penghubung antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Sekitar 300 kader Gerindra dari berbagai desa mengikuti Diklat Laskar Gerindra Maluku Utara di Lapangan GOR Sofifi, Minggu (18/10/2026).

Pada akhirnya, tantangan bagi para kader bukan semata memahami program prioritas pemerintah, melainkan memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan dan memberi manfaat bagi warga. Di tingkat desa, efektivitas program akan sangat bergantung pada sejauh mana kebutuhan masyarakat dikenali dan diperjuangkan.

Melalui Diklat Laskar Gerindra, DPD Partai Gerindra Maluku Utara menegaskan kembali arah perjuangannya: memperkuat organisasi sekaligus mendorong kader hadir lebih dekat dengan rakyat. Komitmen tersebut kini diuji melalui kerja nyata dalam mengawal program pemerintah hingga ke pelosok desa. (@b)

— AKHIR BERITA —
Bagikan

Berita Terkait